Wakil Bupati tidak Hadiri Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemda Sabu Raijua

Foto bersam bupati Nikodemus Rihi Heke, Ketua DPRD, Paulus Rabe Tuka, usai Pelantikan 9 pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemda Sabu Raijua, di Raijua

Raijua, Pelopor9.com – Pelantikan Pejabat Pratama di Lingkup Pemda Sabu Raijua pertama kali dilakukan di Kecamatan Raijua dan pada hari yang sama dilangsungkan Musrenbangcam Raijua. 9 pejabat mendapatkan kepercayaan untuk menduduki Eseleon II tersebut, dilantik langsung oleh Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke, dihadiri oleh sejumlah pimpinan SKP, Tenaga ASN dan Kontrak yang diutus untuk mengikuti kedua acara tersebut diatas.

 

Pantauan media ini, selasa (22/3/22), para pejabat dan ASN yang menghadiri kedua acara tersebut, menggunakan transportasi laut KM Napuru, Pulau Dana 2 dan Pulau Dana 3. Namun, Wakil Bupati Sabu Raijua Yohanis Uly Kale dan Sekda Sabu Raijua, Septenius Bule Logo tidak terlihat baik dalam dua kegiatan dimaksud.

 

Wakil Bupati Sabu Raijua, Yohanis Uly Kale yang dikonfirmasi media ini, mengaku bahwa dirinya mendapatkan Disposisi dari bupati untuk mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT)

 

“Saya ada ikut rapat dengan kementrian hari ini adik, Disposisi dari bapak bupati kemarin adik”jawab Wakil Bupati saat dikonfirmasi ketidakhadurannya dalam Musrenbang dan pelantikan pejabatan Tinggi Pratama di Kecamatan Raijua.

 

Ketika ditanya lebih lanjut tentang Rapat tersebut dari kementerian mana, dirinya menjawab bahwa dengan kemendes untuk Launching peraturan presiden.no.105 tahun 2021 tentang Strategis Nasional percepatan Pembangunn Daerah tertinggal (STRANAS PPDT )

 

“Kita berharap, Sabu Raijua mendapatkan perhatian khusus, mengingat kita daerah tertinggal”ucapnya melalui pesan WhatsApp pribadinya.

 

Sementara Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke dalam acara pelantikan tersebut, berharap kepada pejabat yang dilantik untuk terus meningkatkan kinerja serta mampu berkolaborasi untuk bangun Sabu Raijua.

 

Dia mengakui bahwa seleksi jabatan tersebut dilakukan secara terbuka. Namun ASN yang dari luar Sabu Raijua tidak mendaftar, sehingga yang lolos menjadi pejabat Tinggi Pratama adalah ASN pada Lingkup Pemda Sabu Raijua senidiri.

 

“Proses uji kompetensi sudah dilalukan secara terbuka termasuk dari luar Sabu Raijua. Tetapi, tidak ada yang berani. Sehingga hanya menggunakan SDM yang dimiliki oleh Sabu Raijua sendiri”kata politisi Nasdem ini.

 

Dikatakan Rihi Heke, SDM yang dimiliki oleh Pemda Sabu Raijua tidak kalah dengan yang lainnya. Terbutkti, selama menjadi Pelaksana Tugas (Plt) pada beberapa Dinas telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

 

“Kita tngkatkan lagi motivasi agar terus lebih giat berkerja, berharap yang baru dilantik bisa mmpunyai semangat yang tinggi, lalukan semampu kita. Harus berkolaborasi untuk membangun. Karena andalkan SDM sendiri maka hanya kita yang bisa bangun daerah kita”tegasnya.(R-2).