YKPA Renkon Bencana Banjir Malaka
Malaka, Pelopor9.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka mengapresiasi penyusunan Rencana Kontijensi (Renkon) penanggulangan bencana banjir di wilayah desa-desa dampingan Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) mitra Chilfund Internasional di Indonesia. Penanggungjawab Program Disaster Risk Reduction (DRR)/Climate Action, Leo Jose mengatakan Renkon sebagai dasar untuk memastikan warga siap menghadapi potensi bencana.
Plh Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, Fransiskus X. Fahik, ST dalam sambutannya saat menutup kegiatan penyusunan dokumen Renkon di aula Kantor Desa Litamali Kecamatan Kobalima, pekan lalu mengatakan kegiatan penyusunan Renkon penanggulangan banjir tiga desa di Kecamatan Kobalima menjadi langkah awal membangun ketanggungan bencana bagi masyarakat di Kabupaten Malaka, khusus di tiga desa masing-masing Desa Lakekun, Desa Lakekun Utara dan Desa Litamali.
Penyusunan dokumen Renkon, menurutnya sebagai kegiatan pertama yang dilakukan di Kabupaten Malaka. Kabupaten Malaka sendiri belum punya dokumen penanggulangan bencana seperti Kajian Resiko Bencana dan Renkon. Dengan demikian, pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi YKPA sebagai mitra ChildFund Internasional di Indonesia yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan penyusunan Renkon tersebut.
Penanggungjawab Program Disaster Risk Reduction (DRR)/Climate Action, Leo Jose mengatakan penyusunan dokumen rencana kontigensi desa di Kecamatan Kobalima untuk wilayah dampingan Desa Litamali, Lakekun dan Lakekun Utara pada dasarnya bertujuan memastikan masyarakat desa siap menghadapi potensi bencana secara terencana, cepat, dan terkoordinasi.
Dikatakan, dokumen Renkon membantu pihak desa mengenali jenis ancaman yang mungkin terjadi seperti banjir, longsor, kekeringan, angin kencang, atau konflik sosial serta wilayah dan kelompok masyarakat yang paling rentan. Dokumen yang dibuat dapat menetapkan langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana, sehingga respons tidak bersifat spontan tetapi sudah terarah dan sistematis. Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di wilayah dampingan lainnya di Kecamatan Malaka Tengah di antaranya Desa Wehali, Desa Kamanasa dan Desa Harekakae.
YKPA Mitra ChildFund Internasional di Indonesia memfasilitasi enam desa tersebut sebagai upaya tindak lanjut mitigasi penananggulangan bencana di Kecamatan Kobalima dan Kecamatan Malaka Tengah. Dalam kegiatan penyusunan dokumen Renkon di tiga desa Kecamatan Kobalima, para peserta yang berasal dari semua kalangan aktif dalam berdiskusi dan tanya jawab.
Para peserta yang hadir terdiri dari para kepala desa dan aparat pemerintah desa dampingan, BPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, Babinsa, Babinkamtibmas, petugas penyuluh pertanian (PPL), tenaga medis (Bidan Desa), kader posyandu, Forum Anak Muda Desa, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Malaka, dan Tim PRB kabupaten Malaka.
Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi tentang pemetaan kerentanan, ancaman dan risiko. Hal lain yang dibahas bagaimana integrasi program pembangunan desa dengan Renkon yang sudah disusun setiap pemerintah desa dan warganya. Selain itu, ada harapan agar desa-desa lain juga melakukan kegiatan yang sama untuk menyusun Renkon penanggulangan bencana setiap desa. (R-1/Man)