Koalisi Nasional jadi Penentu Paket Paslon Pilkada Malaka

Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Malaka, Devi Hermin Ndolu

Malaka, Pelopor9.com - Berbagai informasi dan berita yang dilansir media massa tentang partai politik (parpol) menentukan paket Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah begitu santer belakangan ini.

 

Parpol semisal PDI-Perjuangan dan Gerindra nampak begitu kuat membangun koalisi baik di tingkat nasional hingga daerah.

 

Meski berpandu pada kepentingan daerah masing-masing, PDI-Perjuangan dan Gerindra terus membangun dan gigih mempertahankan koalisi baik tingkat nasional maupun daerah.

 

Dikabupaten Malaka, PDI-Perjuangan dan Gerindra nampaknya seirama dan bisa berpeluang untuk berkoalisi dalam mendukung salah satu paket pasangan calon menjelang tarung politik Pilkada Malaka, 9 Desember mendatang.

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Malaka, Devi Hermin Ndolu mengatakan tidak akan terjadi poros baru dalam koalisi parpol pengusung di Pilkada Malaka pasca paket pasangan baka calon (balon) bupati dan wakil bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH-Louise Lucky Taolin atau SN-KT dan Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin masing-masing ditetapkan parpol pengusung.

 

"Kalau lihat waktu seperti ini, tidak akan ada poros baru. Kepentingan PDIP itu pada komitmen-komitmennya," kata Devi, demikian akrab dikenal ketika ditemui awak media di sela-sela kesibukannya di Kantor DPRD Kabupaten Malaka, Selasa (21/7/20).

 

Politisi senior PDI-Perjuangan yang menjabat DPRD lima periode itu juga menanggapi pernyataan tidak akan ada koalisi PDI-Perjuangan dengan Partai Demokrat dan PKS, dan keputusan partai tidak mungkin diberikan kepada calon petahana yang tidak memiliki prestasi.

 

"Tapi itu isu dan informasi beredar di daerah. Tetapi apapun keputusan DPP partai, Kita jalankan,"lanjut Devi dengan senyuman yang memberi kesan bahwa keputusan partai akan diberikan kepada calon yang memiliki prestasi, khususnya yang akan mendukung dan membesarkan PDI-Perjuangan di Kabupaten Malaka.

 

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Malaka, Benny Chandradinata mengatakan keputusan partai akan menetapkan pasangan calon yang telah mengikuti proses penjaringan dan penyaringan sesuai mekanisme internal partai.

 

"Keputusan partai bisa untuk SN-KT (pasangan Simon Nahak-Louise Lucky Taolin). Kalau tidak, yah untuk SBS-WT (pasangan petahana, Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin)," kata Benny, demikian akrab disapa, beberapa waktu lalu.

 

Informasi yang dihimpun, pasangan SN-KT dengan tagline Paket SAKTI sudah menerima beberapa keputusan parpol pengusung di antaranya Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Persatuan Indonesia (Perindo) dan PKB. Dan kemungkinan besar, Paket SAKTI akan didukung pula Partai Hanura.

 

Disebut-sebut, partai-partai tersebut tergolong barisan parpol yang membentuk koalisi nasional bersama PDI-Perjuangan dan Gerindra.

 

Sedangkan, pasangan SBS-WT diusung parpol, NasDem dan Golkar setelah diserahkan keputusan, beberapa waktu lalu. Sedangkan satu parpol lain yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Malaka, Partai Demokrat belum menerbitkan dan menyerahkan keputusannya kepada salah satu pasangan calon.

 

Sementara itu, paket pasangan calon yang ingin mengantongi keputusan parpol lain perlu menyesuaikan kepentingannya dengan alur kepentingan partai-partai politik koalisi nasional.

 

Untuk mengantongi keputusan suatu parpol, perlu membawa keputusan parpol lain sesuai alur kepentingan koalisi nasional. (R-1/ans)