Ketua DPW Nasdem Propinsi NTT, Raymundus Sau Fernandes (tiga dari Kiri) foto bersama Pengurus DPD Nasdem Sarai Usai Konsolidasi di Lopo Nape
Menia, Pelopor9.com – Ketua DPW Nasdem Propinsi NTT, Raymundus Sau Fernandes meminta semua kader Partai Nasdem Kabupaten Sabu Raijua, agar rapatkan barisan dan tinggalkan berbagai macam kepentingan pribadi didalam Partai Nasdem, fokus menangkan Pilkada di Sabu Raijua.
“Tinggalkan kepentingan pribadi kita didalam Partai Nasdem, untuk utamakan pemenangan pada tanggal 9 Desemeber 2020, kader fokus menangkan Pilkada, itu harus dipegang teguh” tegas Bupati TTU dua periode ini, saat rapat konsolidasi Struktur Partai Nasdem Sabu Raijua di Lopo Napae, Kamis (27/8/20).
Konsolidasi ini dalam rangka pemenangan Pilkada serentak tahun 2020, yang dihadiri oleh Bakal Calon Wakil BUpati dan Wakil Bupati, Nikodemus Rihi Heke dan Yohanes Uly Kale, Ketua DPD Nasdem Sabu Raijua, Lepton Bki Boni, Pengurus Nasdem Propinsi, Welem Kale.
Hadir pula Anggota Fraksi Nasdem DPRD Propinsi Dapil Sabu Raijua, Yulius Uly, Fraksi DPRD Sabu Raijua, Pengurus Kabupaten dan Kecamatan di Sabu Raijua.
Untuk Kemenangan ini menutunya, harus diperhatiak struktur partai dari Kabupaten samapi Kecamatan dan juga Fraksi Nasdem yang ada di DPRD Sabu Raijua. Pengurus harus lengkap dan jelas dan benar-benar mempunyai militansi dan berkomitmen dalam memenangkan Pillkada Sabu Raijua dan hajatan politik pada tahun 2024.
“Partai Nasdem harus mewarisi spirit perjuangan dari Riwu Gah, Tokoh Sabu Raijua yang turut mewarnai Kemerdekaan Indonesia. Spirit ini yang harus dipegang teguh dalam memperjuangkan kemenangan pada tanggal 9 Desemeber 2020”tegasnya.
Konsolidasi pemenangan di Sabu Raijua menurutnya sangat mudah karena pemilihnya tidak sampai ratusan ribu pemilih dan Nasdem harus kalah dalam Pilkada maka ada yang salah dan keliru dalam startegi pemnangan.
“Jumlah Pemilih Sabu ini sama dengan jumlah pemilih satu Dapil di TTU, kalau sampai kalah maka da yang salah dan keliru dalam stategi pemenangan”katanya
Apakah pengurus tidak diterima oleh rakyat atau cara dalam menyampaikan visi dan misi dari calon dari Nasdem yang kurang pas. Itu harus diperhatikan karena kadang hal kecil disepelekan tetapi berakibat fatal.
Dia meminta yang berada dalam kepengurusan Partai Nasdem harus dipikirkan mengenai ketokohan, resistensi terhadap rakyat, resistensi tinggi sama halnya mengusur rakyat menjauh dari partai Nasdem. Karena itu harus dikaji secara baik tentang kepengurusan.
“Menempatkan kepengurusan tidak hanya mempersiapkan mereka untuk penugasan-penugasan partai kedepan. Tapi juga merangkul rakyat untuk bergabung di Partai Nasdem”kata Alumni GMNI NTT ini. (R-2)