Empat Fraksi Soroti Silpa APBD Sabu Raijua 2020 Rp 97,9 M

Ilustrasi: Peta Pulau Sabu Raijua

Menia, Pelopor9.com - Sebanyak empat Fraksi DPRD Sabu Raijua menyoroti Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 sebesar Rp.97.982.962.3399. Adapun Fraksi yang mempertanyakan adalah fraksi PDIP, Nasdem, Golkar, dan Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu. 

 

Hal itu disampaikan dalam Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sabu Raijua terhadap pengajuan nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2020, Rabu (21/07/21)

 

"Semoga Silpa ini bukan karena ketidakcermatan dalam perencanaan dan bukan saja semangat efisiensi yang tinggi,"kata juru bicara Fraksi Nasdem, Harjanti K. Ully. 

 

Sementara, Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan juru bicara Fraksi PDIP, Leonidas A. Vecky Adoe, meminta penjelasan bupati Sabu Raijua terhadap Silpa yang besar.

 

"Mohon Penjelasan pemerintah terhadap rincian total Silpa tersebut, berapa besar yang harus mendanai kegiatan lanjutan akibat kegiatan yang belum selesai dikerjakan sampai dengan penutupan anggaran 2020,"kata juru bicara Fraksi Gabungan Rai Hawu, Laurens Abiaktho Ratu Wewo. 

 

Dalam nota Perhitungan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 yang disampaikan Pj Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi menyebutkan, hasil perhitungan total realisasi pendapatan sebesar Rp 631.566.035.090 dibandingkan dengan total realisasi belanja sebesar Rp 639.785.809.385 mengahasilkan nilai defisit sebesar Rp 8.219.774.294.

 

Sedangkan, perbandingan total realisasi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 115.721.619.708 dengan total realisasi pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 9.518.883.073 menghasilkan nilai pembiayaan netto sebesar Rp 106.202.736.634. 

 

Adapun rincian Silpa adalah: 

Dana Kapitasi JKN sebesar Rp 595.169.610, Dana BOS sebesar 3.214.251.244, Silpa DAK Fisik 5.771.503.670, Silpa DAK Non Fisik sebesar 9.942.409.236, Silpa Dana Cadangan sebesar Rp 11.209.159.291, dan Silpa lainnya sebesar Rp 67.250.469.288.

 

Pemerintah Sabu Raijua dalam tanggapan bupati Sabu Raijua atas Pemandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Sabu Raijua terhadap Nota Keuangan Atas Perhitungan APBD tahun 2020, yang dibacakan Pj Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi, Kamis (22/07/21) menjelaskan Silpa dana BOS, Silpa DAK Fisik dan SIlpa Non Fisik merupakan Silpa yang peruntukannya sudah ditentukan sehingga tidak dapat digunakan pada pembiayaan lainnya.

 

“Silpa lainnya sebesar Rp 67.250.469.288 merupakan sisa lebih pembiayaan anggaran yang dapat digunakan kembali di tahun berikutnya antara lain menutup defisit, mendanai kewajiban pemerintah daerah yang belum tersedia anggarannya atau mendanai program kegiatan yang belum tersedia anggarannya,”katanya.

 

Dikatakan, Penggunaan Silpa tahun sebelumnya untuk pendanaan pengeluaran disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan pemerintah dengan diformulasikan terlebih dahulu dalam dokumen pelaksanaan anggaran SKPD dan Rencana Kegiatan (RKA) SKPD. (R-1)