Ledeana Kalahkan Laskar Penyai pada Babak 8 Besar Turnamen Tunas Muda Cup

Ledeana Vs Laskar Penyai

Menia, Pelopor9.com – Laga perempat Final atau 8 besar Turnamen Sepak Bola Mini “Tunas Muda Cup” tahun 2022, mempertemukan 8 tim terbaik. Diantaranya Ledenana, Laskar Penyai , Linkin Park , Anstig , Tunas Muda A, Bora United, Panzer Tulaika dan Tunas Muda B. Pertandingn berlangsung di Lapangan Tunas Muda, Desa Ramedia, Kecamatan Sabu Barat, Senin (29/8/22).

 

Pertandingan pertama, antara Leadana Vs Laskar Penyai. Pada babak pertama, Laskar Penyai langsung mendapatkan sekarang dari Leadana. Sehingga, pada menit ke 2 gawang Laskar Penyai di jebol oleh Doko sang pemain dari Leadana dengan nomor punggung 10.

 

Us Moe, Wasit yang mempin pertandingan tersebut meniup peluit, tanda bahwa gol tersebut sah. Skor berubah menjadi 1:0. Dengan skor 1:0 tersebut, Leadana terus melakukan tekanan ke gawang Laskar Penyai dan sekali-sekali Laskar Penyai mencoba menerobos pertahanan Leanan, namun tidak membuahkan hasil.

 

Pada menit ke 12, Ledeana mencoba membangun serangan ke gawang Laskar Penyai dan terjadi gol kedua bagi Leadana yang diesatkan oleh pemain dengan nomor punggung 21 yakni Jobon. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum pertmama atau 30 menit pertama.

 

Memasuki babak kedua atau 30 menit ke 2. Manajer dan sekaligus pelatih dari Laskar Penyaai, Daud Pau mencoba untuk memberikan semangat ke anak-anak asuhannya. Terjadi saling menerebos pertahanan lawan. Namun, kerja keras tersebut tidak membuahkan hasil.

 

Pergantian pemain dilakukan baik dari Ledeana maupun Laskar Penyai. Dengan harapan, bisa merubah skor. Terlebih untu Laskar Penyai, tetapi serangan demi serangan yang dilakukan ke pertahanan Leadana Fc tidak membuahkan hasil yang diharapakan.

 

Hingga peluit panjang, untuk 30 menit kedua berakhir. Leadana Fc unggul dengan kedudukan 2:0, sehingga, Laskar Penyai harus berhenti di babak 8 besar  dan Leadana Fc melaju ke semi final

 

Sementara Manajer sekaligus Pelatih Laskar Penyai Fc, yang dihubungi secara terpisah usai pertandingan mengaku sangat puas dengan apa yang dihasilkn oleh anak-anak asuhannya. Baginya, masuk 8 besar bukan hal yang mudah, karena begitu banyak tim yang punya kemampuan dan skil yang lebih dari Laskar Penyai.

 

“Masuk 8 besar saja, itu sudah menjadi kebnaggan tersendiri bagi kami. Ank-anak telah memberikan yang terbaik. Di lapangan selalu menunjukan sportifats. Jadi, ini bukan kekelahan bagi kami. Taoi hanya soal kesempatan saja”katanya

 

Disampaikannya, Laskar Penyai satu-satunya perwakilan dari Kecamatan Raijua. Setiap pertandingan, sehari sebelumnya dengan perahu dari Raijua. Sehingga, secara fisik kalah dari tim yang ada di Sabu darata. Tetapi itu, bukan alasan baginya untuk mengahantarkan Laskar Penyai ke Tunas Muda Cup.

 

“Anak-anak dari Raijua, jadi sehari sebelum pertandingan atau pertadingan malam, paginya kita ke Seba dengan perahu. Sama seperti masuk 8 besar ini, kemarin sore sampai Seba dan ini sore kita langsung main”katanya.

 

Dikatakannya lagi, pada babak 8 besar, Laskar Penyai tidak menurukank tim secara penuh karena banyak yang cerdera. Seperti salah satu pemain inti tidak bermain dan yang tetap bermain dalam kondisi cedera.

 

“Laskar Penyai, banyak yang cedera tapi tetap bermain karena jadwalnya sangat kita yang pertama. Tapi, hasilnya sangat memuaskan. Karena kita mampu lawan tim-tim yang punya pengalaman lebih dari kita selama ini”kata Anggota KPU Sabu Raijua ini. (R-2)