Festival Mulut Seribu Rote Ndao Resmi Dibuka Gubernur NTT

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat Membuka Kegiatan

Rote Ndao, Pelopor9.com – Festival Mulut Seribu, sebagai obyek wisata alam di Landu Leko kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT), dibuka gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, di Pantai Lokonamon desa Daima, Sabtu (26/10/10).

 

Forkopinda Propinsi NTT maupun sejumlah Kepala Daerah hadir, Bupati TTS dan sejumlah anggota DPRD TTS. Bupati Manggarai Barat, bupati Sumba Barat, Bupati Ende. Wakil Bupati manggarai Tumur, wakil bupati Flores Timur. Para perwakilan seperti Sekda dan para Asisten dari 23 Kabupaten/ Kota se propinsi NTT.

 

Dalam sambutannya Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan Festival Mulut Seribu untuk memperkenal keindahan alam dan laut. Panorama laut yang indah dengan tebing karang yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia.


Festival ini akan diagendakan sebagai kegiatan tahunan. Dengan digelar rutin, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Sehingga ada peningkatan ekonomi masyarakat.

 

“Saya jamin tahun tahun ke depan Rote Ndao akan mendapat banyak kunjungan wisatawan domestik maupun internasional,”ujarnya.

 

Para wisatawan dapat menikmati keindahan Mulut Seribu, mengelilingi dengan kapal motor (perahu).

 

Lebih lanjut, politisi Partai Nasdem ini, meminta kepada Pemerintah Rote Ndao, agar daerah wisata  Pantai Lokonamon dibenahi dan dikembangkan. Desain yang lebih yang menarik. Sehingga perayaan di masa mendatang, lebih menarik wisatawan untuk mengunjungi.

 

“Saya akan buktikan itu pada festival tahun depan, lokasi wisata ini sudah berubah menjadi lebih bagus, dan pemerintah propinsi NTT pun akan mendukung,”tambahnya.

 

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu, mengatakan bahwa Festival Mulut Seribu merupakan tekad pemerintah Rote Ndao, untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Mendukung program pariwisata yang dicanangkan Gubernur NTT.


Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Untung, dalam Laporannya mrngatakan, tujuan festival Mulut Seribu adalah untuk memajukan pariwisata di Rote Ndao, serta mendukung program gubernur NTT. Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari, sejak 26-28 Oktober 2019.

 

Berbagai perlombaan seperti lomba dayung perahu, lomba perahu hias dan sejumlah tarian budaya digelar.

 

Kegiatan festival Mulut Seribu dibuka dengan ditandai tarian masal Kabalai, melibatkan 500 penari Kabalai, yang juga diikuti oleh Gubernur dan sejumlah tamu yang hadir. (R-1/dio).