Suasana penyerahan Bantuan: Ketua Yayasan Generasi Peduli Sarai, Jefrison Hariyanto Fernando (memegang kursi roda) bersama Pengurus Yayasan
Menia, Pelopor9.com - Yayasan Generasi Peduli Sarai (Sabu Raijua ) atau GPS membagi bingkisan Natal kepada sekitar 34 anak yatim piatu di Gereja GMIT Talitakum Raekore, Desa Raekore, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/12/2025)
Ketua Yayasan Generasi Peduli Sarai (GPS) Jefrison Hariyanto Fernando dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan berbagi kado natal merupakan rutinitas yayasan GPS sejak tahun 2015. Dan telah menjangkau lebih dari 960 orang anak yatim piatu di seluruh Sabu Raijua.
Bingkisan berupa buku tulis, balpoin, sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi, pasta gigi serta makanan sereal. Bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban orangtua serta sebagai langka awal untuk menanamkan nilai-nilai positif seperti kepedulian dan cinta kasih kepada sesama.
"Ini bantuan cuman sedikit,t api adik-adik jangan melihat dari besar atau kecilnya, semoga bantuan ini bermanfaat bagi adik-adik semua",ujar Pendiri Yayasan Generasi Peduli Sarai itu.
Penulis buku Mitologi dan budaya Sabu Raijua itu, bantuan untuk meringankan beban keluarga dan juga memotivasi dan menanamkan rasa kepedulian dan cinta kasih kepada sesama sejak dini.
Dia menyampaikan terima kasih kepada majelis jemaat Talitakum Raekore yang telah berkolaborasi dengan Yayasan Generasi Peduli Sarai (GPS) dalam menjalankan aksi sosial mereka.
Sementara , Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Gereja Talitakum Raekore, Pdt Fransisco Jakob dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Generasi Peduli Sarai atau GPS yang telah membantu yatim piatu di jemaat Talitakum Raekore
Ia berharap kepada seluruh penerima bantuan agar jangan melihat dari besar atau kecilnya sumbangan tapi lihatlah dari ketulusan yayasan dalam membantu. Serta menjadi motivasi bagi seluruh jemaat tentang pentingnya menanamkan nilai cinta kasih dan kasih sayang kepada sesama terlebih khusus kepada anak yatim piatu.
"Ini menjadi motivasi bagi kita semua tentang pentingnya berbagi dan ini menjadi bagian dari sebuah pelayanan kasih",tutupnya.
Untuk diketahui, Yayasan GPS bergerak di bidang Sosial, Pendidikan, kebudayaan. Bidang sosial, Yayasan GPS selain membantu yatim piatu, juga melakukan kolaborasi dengan beberapa komunitas, lembaga dan NGO untuk membantu masyarakat sala satunya seperti memberikan bantuan saat Bencana Seroja, pemberian bantuan sumur Bor di Desa tanajawa Kecamatan Hawu Mehara dan Desa Hallapaji, Kecamatan Sabu Liae hasil kolaborasi dengan NGO Humanity Firs (HF) Indonesia .
Bidang pendidikan, membina taman baca atau rumah inspirasi binaan, baik yang ada di pulau Sabu maupun pulau Raijua serta membuka bimbingan belajar bahasa Inggris secara gratis kepada anak-anak di Rumah Inspirasi yang ada di pulau Raijua.
Bidang kebudayaan, berkolaborasi dengan beberapa komunitas lokal maupun Organisasi masyarakat sipil yang ada di Kabupaten Sabu Raijua dalam menyelenggarakan beberapa event budaya seperti pameran cerita rakyat dan bincang budaya. Hingga pembinaan sanggar seni yang ada di Kabupaten Sabu Raijua. (R-1/*tim)