Komunitas SAPA Malaka Temui Remaja Gereja Bethel Kateri dan Kaum Muslimah

Malaka, Pleopor9.com - UPKM/CD Bethesda YAKKUM Area Malaka terus mendampingi rangkaian-rangkaian kegiatan Komunitas Suara Aman Perempuan dan Anak (SAPA) Malaka. Komunitas SAPA menemui remaja Gereja Bethel Kateri untuk sosialisasi gerakan anti seks bebas dan kaum muslimah untuk perlindungan perempuan dan anak (PPA). 

 

Sosialisasi gerakan anti seks bebas bagi remaja Gereja Bethel Kateri di Desa Kateri dan PPA bagi kaum muslimah di Center Nahdatul Ulama yang beralamat di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah yang berlangsung, pekan lalu.

 

"Dua kegiatan tersebut dapat dilaksanakan sebagai hasil diskusi bersama yang berlangsung di Kantor CD Bethesda Betun, beberapa waktu lalu," kata Manager UPPK/CD Bethesda YAKKUM Area Malaka, Maria Fatima Hoar.

 

Sebelumnya, dalam rangka menindaklanjuti program PPA tentang kekerasan terhadap anak, Komunitas SAPA Malaka diundang PPA GMIT Imanuel Maktihan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi pengenalan dan pencegahan kekerasan terhadap anak yang diselenggarakan di Gedung Gereja Imanuel Maktihan pada 27 Februari 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam keluarga, gereja, sekolah, dan masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih, serta bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

 

Kegiatan sosialisasi dilakukan tidak sebatas memberi pemahaman, akan tetapi juga adanya gerakan dan tindakan nyata PPA. Yang dilakukan saat ini, bekerja sama dengan UPKM/CD Bethesda YAKKUM wilayah Malaka di antaranya melakukan pendampingan dan menyediakan Rumah Aman bagi korban kekerasan perempuan dan anak.

 

Beberapa narasumber yang berasal dari sejumlah kalangan terus hadir dalam sosialisasi PPA selama ini di antaranya Maria Fatima Hoar, Serfina Peria Payong, Bernadina Klau, Senimala Medileit Batmalo dan Yohanes Pedro Amaral Manek. (R-1/ans)