Didampingi YKPA, Tiga Desa di Malaka Letakkan Dasar Penanggulangan Bencana

Suasana Penyusunan Dokumen Rencana Kontigensi Penanggulangan Bencana

Malaka, Pelopor9.com - Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) mitra ChildFund Internasional mendampingi masyarakat khususnya generasi muda dalam menyusun dokumen rencana kontigensi. Dokumen tersebut sebagai dasar dalam penanggulangan bencana.

 

Penanggungjawab Program Disaster Risk Reduction (DRR)/Climate Action, Leo Jose kepada media ini, Jumat (12/6/26) mengatakan kegiatan penyusunan dokumen rencana kontigensi berlangsung selama tiga hari. Para peserta berasal dari warga tidak desa masing-masing Desa Wehali, Desa Kamanasa dan Desa Harekakae dengan didominasi anak muda.

 

Dikatakan, penyusunan dokumen rencana kontigensi tiga desa sebagai dasar penanggulangan bencana. Inilah pedoman untuk memastikan masyarakat desa siap menghadapi bencana secara terencana, cepat-tepat dan terkoordinasi. Karena, dokumen rencana kontigensi membantu warga desa khususnya generasi muda untuk mengenal ancaman, kerentanan dan kapasitas dalam menghadapi bencana.

 

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, Eleonora Elfrida Seran, S.Sos dalam sambutannya saat menutup kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Wehali mengatakan penyusunan dokumen rencana kontigensi sebagai upaya menghadapai kemungkinan terjadinya bencana.

 

Pemerintah berharap rencana kontigensi yang disusun tidak sebatas dokumen belaka. Akan tetapi, sebagai peta yang memberi jalan bagi masyarakat untuk tahu melakukan apa dan bagaimana ketika terjadi bencana.

 

Fasilitator penyusunan rencana kontigensi, Dionisius J. Deo mengapresiasi warga tiga desa bisa menyusun dokumen rencana kontigensi. Dokumen ini menentukan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Sehingga upaya penanggulangan bencana terjadi terencana, terarah dan tersistematis.

 

Dinilai, warga tiga desa memiliki kemampuan dalam menyusun rencana kontigensi meski wilayah desa punya karakteristik yang berbeda. Kemampuan dalam menyusun dokumen tersebut menandakan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana. Inilah pedoman yang memberi langkah yang tepat dalam penanggulangan bencana. (R-1)