YKPA Serahkan Dokumen Renkon kepada Enam Pemdes dan OPD Pemkab Malaka

YKPA menyerahkan Dokumen Renkon Penanggulangan Banjir kepada perwakilan Enam Pemdes dan sejumlah OPD

Malaka, Pelopor9.com - Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) mitra ChildFund Internasional di Indonesia menyerahkan dokumen Rencana Kontigensi (Renkon) penanggulangan banjir kepada enam pemerintah desa (Pemdes) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka.

 

Penanggungjawab Program Disaster Risk Reduction (DRR)/Climate Action, Leo Jose kepada media ini, Senin (6/7/26) mengatakan pihaknya sudah menyerahkan dokumen Renkon setiap desa yang disusun bersama masyarakat dan elemen terkait.

 

Dikatakan, dokumen Renkon dalam bentuk buku diserahkan kepada enam desa dampingan masing-masing Desa Litamali, Desa Lakekun Utara, Desa Lakekun, Desa Wehali, Desa Harekakae dan Desa Kamanasa. Selain itu, diserahkan pula kepada OPD terkait seperti Dinas Sosial Kabupaten Malaka dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

 

Menurutnya, dokumen Renkon sebagai bentuk komitmen program dalam memperkuat kapasitas masyarakat dan Pemdesnya serta pemerintah daerah dalam rangka upaya pengurangan risiko bencana (PRB) dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan ancaman bencana.

 

Dokumen Renkon sebagai hasil dari proses penyusunan yang dilakukan secara parrisipatif dengan melibatkan Pemdes, masyarakat, relawan dan para pemangku kepentingan. Dokumen Renkon berfungsi sebagai pedoman operasional dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga setiap pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang tepat dalam penanggulangan bencana.

 

Menurutnya, penyerahan dokumen Renkon bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan juga sebagai langkah nyata untuk memastikan hasil pendampingan program yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa dan pemerintah daerah secara berkelanjutan.

 

“Kami berharap dokumen Rencana Kontigensi Desa ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta mendukung respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi bencana. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun desa yang tangguh bencana,” jelas Leo Jose.

 

Selanjutnya, setiap Pemdes dan OPD penerima dokumen juga menyampaikan apresiasi kepada YKPA mitra ChildFund International di Indonesia atas dukungan yang telah diberikan melalui Program Community-Based Disaster Risk Reduction (CB-DRR). Dokumen Renkon yang diserahkan dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan, pelaksanaan simulasi kebencanaan, serta penguatan sistem kesiapsiagaan di tingkat desa.

Melalui penyerahan Dokumen Renkon, YKPA mitra ChildFund International di Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan desa-desa yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi risiko bencana melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

 

Terpisah, Kepala Desa Lakekun, Salomon Fahik Asa menyampaikan apresiasi atas penyusunan dan penyerahan dokumen Renkon. Dokumen tersebut sangat penting sebagai pedoman desa dalam menghadapi potensi keadaan darurat dan bencana.

 

“Kami sangat berterima kasih karena dokumen Renkon sudah disusun dan kami sudah terima. Dokumen ini, acuan penting bagi kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperjelas langkah-langkah penanganan, dan memperkuat koordinasi ketika terjadi bencana. Kami berharap dokumen ini tidak hanya menjadi arsip, tetapi benar-benar digunakan dan disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Kades Salomon sambil menambahkan komitmennya untuk menindaklanjuti melalui sosialisasi, latihan kesiapsiagaan, dan kerja sama dengan masyarakat serta pihak terkait.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malaka, Eleanora E. Seran juga menyampaikan apresiasi kepada YKPA mitra ChildFund International di Indonesia yang telah melibatkan BPBD dalam proses penyusunan Renkon penanggulangan banjir untuk enam desa di Kabupaten Malaka.

 

Dikatakan, keterlibatan berbagai pihak dalam proses penyusunan sangat penting agar dokumen yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa dan selaras dengan upaya penanggulangan bencana di daerah.

 

“Kami menyampaikan terima kasih kepada YKPA yang telah melibatkan BPBD dalam penyusunan Renkon enam desa dampingan. Penyusunan dokumen berhasil, dan kami sudah terima dokumennya. Kami berharap dokumen ini dapat menjadi pedoman bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi saat menghadapi potensi bencana,” lanjut Eleanora E. Seran. (R-1/ans)