Ipda Yosep Wadan
Malaka, Pelopor9.com - Kapolsek Malaka Timur, Ipda Yosep Wadan mengingatkan calon pasangan suami-isteri (Pasutri) akan bahaya konsumsi minuman keras (Miras). Miras mempengaruhi kesadaran dan kesehatan tubuh.
Kapolsek Yosep kepada media ini di Markas Kepolisian Resor (Polres) Malaka, Kamis (9/7/26) mengatakan Gereja Paroki Kristus Raja Seon melibatkan Polsek Malaka Timur dalam kursus persiapan perkawinan yang mengikutsertakan sedikitnya 25 calon pasutri.
Dikatakan, sejumlah materi diberikan kepada calon pasutri termasuk bahaya penyalahgunaan miras terhadap kehidupan rumah tangga. Rumah tangga dan generasi keluarga yang berkualitas ditentukan pula menjaga kesehatan jiwa dan tubuh. Sosialisasi bahaya miras memberi kesadaran agar masyarakat terutama calon pasutri mengetahui dampak menyalahgunakan miras.
"Kemarin (red, Rabu, 8/7/26), kita sampaikan materi untuk calon pasutri di Gereja Seon tentang bahaya miras kalo salah digunakan," tandas Ipda Yos Wadan, demikian akrab dikenal.
Karena, miras mengandung zat Etanol yang memabukan, menurunkan kesadaran dan mempengaruhi pikiran dan suasana hati. Miras mempengaruhi sistem saraf pusat, organ hati dan jantung, sehingga mengganggu kognitif yang berdampak pada sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan sosial.
Sehubungan dengan itu, Kapolsek Malaka Timur menegaskan dampak miras terhadap kehidupan sosial. Miras yang dikonsumsi bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas, kekerasan dalam rumah tangga, kriminalitas dan putus sekolah bagi remaja dan kehilangan pekerjaan.
Sehingga para calon pasutri diajak agar membangun kehidupan rumah tangga yang sehat dan harmonis. Para pasutri harus menjauhi minuman keras sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya konflik dan berbagai masalah sosial di lingkungan keluarga. (R-1/ans)