Malaka, Pelopor9.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 1605/Belu atas kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dapat menjawab kebutuhan konkrit warga dua desa masing-masing Desa Naas dan Desa Maktihan di Kecamatan Malaka Bara Kabupaten Malaka.
Kades Naas, Veronika F. Seran kepada media ini usai Pembukaan TMMD ke-129 di Lapangan SDK Wetulan Desa Maktihan Kecamatan Malaka Barat, Rabu (15/7/26) mengatakan pelaksanaan kegiatan TMMD menjadi harapan masyarakat Desa Naas. Beberapa item kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Desa Naas dapat menjawab kebutuhan konkrit masyarakat di antaranya peningkatan jalan usaha tani dan sumur bor.
Dijelaskan, jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 1. 500 meter menghubungkan wilayah Desa Naas di Dusun Abat dengan wilayah Desa Maktihan. Adanya peningkatkan jalan usaha tani dapat mempermudah masyarakat dalam transportasi menuju lahan pertanian sawah. Sedangkan sumur bor dapat bermanfaat bagi ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Karena menjawab kebutuhan yang konkrit, kata Kades Veronika masyarakat diikutsertakan dalam kegiatan untuk mengawal dan menyukseskan kegiatan TMMD. "Kami berterima kasih kepada Bapak Dandim Belu yang memilih wilayah desa kami menjadi sasaran kegiatan. Kami berharap kegiatan ini ada keberlanjutannya," kata Kades Veronika.
Tokoh masyarakat Desa Maktihan, Yanuarius Seran kepada media ini mengatakan warga Desa Maktihan sangat antusias dan bangga, karena kegiatan TMMD dapat memperhatikan kebutuhan vital masyarakat di bidang pertanian. "Kami bersyukur, karena lewat Kodim Belu, kami masyarakat diperhatikan dengan pembangunan jalan usaha tani. Kami akan mudah mengangkut hasil pertanian, karena sudah ada jalan yang baik," jelas Yanuarius.
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu kepada wartawan mengatakan pemerintah berterima kasih, karena TMMD kali ini diselenggarakan di Kabupaten Malaka. Pemerintah tentunya mendukung dan akan ada setiap saat dalam seluruh rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu kehidupan masyarakat.
"Kita berharap adanya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan kegiatan dan menjaga hasil yang dicapai melalui kegiatan TMMD," lanjut Wabup Malaka.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu, Letkol Arh. Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I. kepada wartawan mengatakan ada tiga jenis kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan Satgas yang berjumlah 150 orang dan masyarakat kurang lebih berjumlah 100 orang selama sebulan.
Dijelaskan, tiga jenis kegiatan masing masing kegiatan fisik berupa pekerjaan peningkatan jalan usaha tani sepanjang 1.500 meter dan pembangunan deker. Kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, rekrutmen prajurit TNI, penanggulangan bencana, pertanian, peternakan, posyandu/stunting, hukum dan kamtibmas, sosialisasi administrasi lintas batas dan Koperasi Desa Merah Putih.
Sedangkan kegiatan tambahan berupa pengerjaam rumah tidak layak huni, sumur bor, optimalisasi lahan pertanian dan pemberian makanan tambahan. Dari semua rangkaian kegiatan dengan tema TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa bertujuan percepatan pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan wilayah. (R-1/ans)