Komisi IV DPRD NTT membahas pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten dalam rangka peningkatan kehidupan ekonomi, beberapa waktu lalu
Malaka, Pelopor9.com - Wakil Ketua (Waket) Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Benny Chandradinata dengan tegas berbicara tentang perbaikan Jembatan Wini yang berbatasan dengan Ponu dan ruas jalan Kefa-Eban di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
"Jembatan Wini-Ponu dan ruas jalan Kefa-Eban sangat menentukan peningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat Kabupaten TTU, dan Jembatan Wini-Ponu yang pengaruh terhadap mobilisasi barang ke Kabupaten Belu dan Malaka," kata Benny kepada media ini, Jumat (7/8/26) malam.
Dikatakan, pihaknya telah menerima aspirasi masyarakat terkait perbaikan Jembatan Wini-Ponu pasca kunjungan kerja (kunker) di Pelabuhan Wini dan peninjauan kerusakan bantaran jalan di atas jembatan, beberapa waktu lalu. Demikian pun ruas jalan Kefa-Eban.
"Perlu diperbaiki karena berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," lanjut Benny.
Menurutnya, perbaikan Jembatan Wini dan ruas jalan Kefa-Eban baru saja dibahas dalam rapat komisi bersama mitra dan dilanjutkan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi NTT yang baru saja berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Sehingga, aspirasi perbaikan Jembatan Wini dan jalan Kefa-Eban sudah masuk dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi NTT untuk dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.
Dilansir media ini, beberapa pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Malaka, Belu dan TTU telah mendapat perhatian Komisi IV dan Banggar DPRD Provinsi NTT berdasarkan hasil kunker, pengawasan dan reses yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Perbaikan ruas jalan Kefa-Eban, Jembatan Wini-Ponu, ruas Teun-Halilulik, ruas Welaus-Kusa dan Wanibesak-Betun perlu diperhatikan, karena sangat berpengaruh terhadap peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat di tiga kabupaten tersebut. (R-1/ans)