Melki Laka Lena: Gempa Flores Butuh Uluran Tangan Semua Pihak

Kupang, Pelopor9.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk melakukan yang terbaik bagi korban bencana di wilayah Flores, NTT setelah diguncang gempa bumi tektonik 7,7 Magnitudo.

 

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt, berharap uluran tangan semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung  dengan caranya masing - masing, sekurang - kurangnya berdoa.

?

?”Kita berharap bantuan dari semua pihak dalam membantu saudara - saudara kita di Flores dengan caranya masing-masing, "Ujarnya, (15/08/2026) pukul: 20.26 wita.

?

?Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengawali sambutannya dalam acara pembukaan pameran pembangunan NTT BaSTEL 2026 di kawasan hotel Harper kupang. Ia menyampaikan dukacita dan empati kepada seluruh masyarakat yang mengalami bencana tersebut.

?

?Melki berharap, rasa gotong royong dan kepedulian perlu dijunjung tinggi dalam menghadapi setiap persoalan hidup. Terkhusus dalam menghadapi bencana alam seperti yang dialami masyarakat di wilayah Flores.

?

?Menurutnya, pemerintah provinsi NTT  bersama Frokompida, TNI - POLRI bersama jajarannya, BMKG, BASARNAS dan semua pihak yang terlibat terus bergerak untuk berkoordinasi dengan para pihak dan pemerintah Daerah kabupaten yang terdampak langsung oleh bencana tersebut. Hal itu, untuk memastikan penanganan tanggap darurat dalam penanganan bencana dengan baik.

?

?Ditambahkan, sebagai bentuk kepedulian dan empati, pihaknya telah menyediakan tempat donasi di sekitar tempat pameran. Dan hasil dari donasi tersebut akan dikumpulkan setiap hari dan diumumkan sebagai pertanggungjawaban publik sepanjang pameran berlangsung.

?

?”Saya sudah minta panitia untuk menyediakan tempat donasi yang berada di sekitar kita ini. sepanjang pameran ini, donasi tersebut nanti kita kumpulkan setiap hari dan diumumkan sebagai pertanggungjawaban publik kita, "Katanya.

?

?Dia menyampaikan kepedulian pemerintah pusat terhadap bencana alam yang dialami masyarakat di wilayah Flores. Hal itu, dinyatakan dengan kehadiran Menteri koordinator PMK bersama jajaran, Menkes, Kepala BNPB yang akan tiba di manggarai barat. Selanjutnya pagi tanggal 16 Agustus 2026 mengunjungi korban di ruteng.

?

?Hingga saat ini belum bisa dipastikan jumlah korban jiwa. Namun, korban terbesar berada di Manggarai Timur, Maumere, Ngada dan Nagekeo.

?

?”Malam ini, pak menteri koordinator PMK bersama jajaran, Menkes, kepala BNPB dan yang lainnya akan tiba di manggarai barat dan rencananya besok pagi ke ruteng untuk bertemu seluruh korban, "Ungkapnya.

?

?Kepala Sub Bagian Tata Usaha Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kupang, Burchardus Vilarius Pape Man, saat dikonfirmasi beberapa awak media di depan stand BMKG menyampaikan kondisi terkini bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores dalam kondisi siaga.

?

?Menurutnya, Gempa bumi tidak bisa diprediksi oleh siapapun. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di terdampak untuk lebih waspada.

?

?Selain itu, Ricky juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, masyarakat tidak perlu panik karena peringatan dini tsunami telah berakhir sekitar jam 8.30 wita.

?

?”Kami himbau, ketika ada keretakan di bangunan, sebaiknya jangan masuk ke dalam bangunan tersebut. Karena gempa bumi susulan kan masih berlangsung, Namun, masyarakat tidak perlu panik karena peringatan dini tsunami sudah berakhir sejak jam 8.30 wita,"ujarnya.

?

?Berikut update BMKG gempa bumi susulan M7.7 Kab. Nagekeo hingga tanggal 15 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB.

?- Total gempa bumi susulan: 341

?- Magnitudo terbesar: 6.2, Magnitudo terkecil: 2.5, Magnitudo di atas 5: 15, dan Gempa susulan dirasakan: 27. (R-1/jom)