Kupang, Pelopor9.com - Pemerintah Kota kupang mengajak generasi muda untuk menolak bullying dan hoax pada era teknologi digital dewasa ini.
Ajakan itu, disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., saat menutup kegiatan Digital Literacy Goes To School Tahap II di T-More Hotel, Jumat (4/9/2026).
?
?Hengky Malelak, menegaskan bahwa sangat penting membangun budaya digital yang sehat, aman dan ramah anak. Ia menambahkan, seiring berjalannya waktu, peran teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari semakin besar.
?
“?Seiring berjalannya waktu, peran teknologi digital semakin besar dalam kehidupan sehari-hari anak-anak, "Ujarnya.
?
?Hengky mengingatkan, di balik berbagai manfaat teknologi digital, terdapat resiko yang perlu diwaspadai. Baik itu perundungan siber (Cyber bullying), penipuan, penyalahgunaan data pribadi hingga paparan konten yang tidak pantas.
?
?Menurutnya, dengan perkembangan teknologi digital semakin pesat, generasi muda diharapkan memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, mengendalikan diri dari hal negatif dan bertanggungjawab atas setiap tindakan di ruang digital.
?
?”Anak yang hebat di era digital bukan hanya soal pintar menggunakan teknologi, tetapi juga tahu kapan harus berpikir, kapan harus berhenti, dan kapan harus bertanggung jawab,” tegasnya.
?
?Selain itu, Hengky mengatakan bahwa setiap akun di media sosial mewakili setiap manusia dalam berinteraksi yang memiliki perasaan, keluarga, serta masa depan. Oleh karena itu, maka diperlukan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan di ruang publik.
?
?Ditambahkan, setiap informasi yang diperoleh perlu memverifikasi sumber dan kebenarannya sebelum disebarluaskan.
?
?Lebih lanjut, Hengky mengajak seluruh pihak untuk memperkuat pengawasan, edukasi, dan pendampingan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
?
?”Pemerintah Kota Kupang, pihak sekolah, dan keluarga memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak, "Tegasnya.
?
??Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Ariantje M. Baun, SE., M.Si.; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek; Koordinator Mafindo Kupang; para guru pendamping; serta siswa/i SD dan SMP se-Kota Kupang. (R-1/jom)