Kepala Desa Sekecamatan Ende dan para Undangan
Ende, Pelopor9.com – Sebanyak 33 desa sekecamatan Ende kabupaten Ende menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam) Tahun 2021, digelar di halaman Kantor Camat Ende, Kamis (20/02/2020). Musyawarah mengusung tema "Memperkuat Pelayanan Dasar dan Peningkatan Infrastruktur untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi".
Camat Ende, Herman Yosef F. Teku, mengatakan khusus Kecamatan Ende prioritas pembangunan pada tahun 2021 dititik beratkan pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan Puskesmas dan jaringannya.
Program peningkatan kesadaran masyarakat dalam keluarga berencana, peningkatan kualitas jalan Kabupaten antar Desa dan kualitas air bersih, peningkatan kualitas rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, dan peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan konservasi SDA.
Selain itu, program penataan kawasan wisata Desa, peningkatan kapasitas tenaga kerja di Desa, peningkatan sarana dan prasarana perikanan tangkap dan yang terakhir peningkatan infastruktur Kantor Camat Ende yaitu pagar kantor camat.
Dikatakannya, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembangcam) secara berjenjang mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Propinsi dan Nasional secara normatif. Musrembang juga dimaksudkan sebagai usaha penjaringan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan yang menjadi prioritas Kecamatan.
“Mengenai kebutuhan infrastruktur jalan, air bersih, listrik belum optimal pemanfaatan potensi ekonomi berdasarkan karakteristik lokal desa. Perlu adanya upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam bentuk pemberdayaan di setiap proses pembangunan.” ungkapnya.
Ditambahkannya, permasalahan mendasar di desa, adalah belum meratanya pembangunan infrastruktur desa serta luas wilayah. Seperti ruas jalan Jurusan Rukuramba-Uzuramba sepanjang 12 km, Jurusan Tomberabu 1 – Raburia - Ja Mokeasa sepanjang 15 km, Jurusan km 18 - Tinabani sepanjang 7 km, Jurusan Emburia - Embu terhu sepanjang 2 km.
Kata dia, permasalahan lain adalah kebutuhan air minum bersih kawasan Nuabosi, Desa Ja Mokeasa, Desa Jejaraja, Desa Tomberabu 1 dan permasalahan selanjutnya adalah listrik yang terdapat di Desa Wologai dan Desa Wologai II.
Sementara Kecamatan Ende memili Desa terbanyak dari setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Ende dan propinsi NTT. Luas wilayah Kecamatan Ende 179,5 Km dengan jumlah penduduk sebanyak 19.623 jiwa.
Mayoritas penduduk bermata pencaharian adalah petani dan nelayan. Sehingga masih banyak permasalahan yang belum terpenuhi di desa.
Pemerintah juga berencana mengadakan Festival Pahralayang Bung Karno di bukit Kelimara yang sedianya akan dilaksanakan bulan Desember 2020 ini. Festival ini merupakan bagian dari 9 prioritas sektor pariwisata Kabupaten Ende.
Kegiatan lainnya adalah acara Sepekan Danau Kelimutu yang telah berjalan 6 tahun, Festival Kebangsaan, recana pembangunan pelabuhan Marina di Mautapa Kota Ende. Sehingga diperlukan kesiapan kabupaten Ende untuk menyambut sektor ini.
Sementara Bupati Ende dalam sambutannya yang di bacakan oleh Asisten 1 Setda Ende, Kornelis Wara, mengungkapkan misi pemerintah kabupaten Ende yang ingin dicapai pada tahun 2024, adalah mewujudkan karakteristik Kabupaten Ende dengan membangun dari desa dan Kelurahan menuju masyarakat mandiri, sejahtera dan berkeadilan.
Hadir pada Musrembangcam ini, kepala Bappeda Ende, Anggota DPRD Kabupaten Ende Dapil 2 yaitu Ambrosius Reda, Stefanus Bidi, Siprianus Pendi, Samsudin, dan Irwan Kila Pelo yang dari Dapil 1.
Para Kepala Desa se-Kecamatan Ende, beberapa Kepala Dinas, Pimpinan BUMN/BUMD, Kapolsek Ende, Danramil 1062 Ende, Kapospol Nangaba, Babinsa Kecamatan Ende, Pastor Kapelan Paroki Kombandaru, Ketua MUI kecamaran Ende serta tamu undangan lainnya. (R-1/tri).