Malaka Kembali Raih WTP, Bupati Simon Apresiasi Kerja Sama Lintas Elemen   

 

Malaka, Pelopor9.com - Kabupaten Malaka, kembali raih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah. Atas penghargaan tersebut, Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh lintas elemen dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang berupaya untuk meraih penghargaan tersebut.

 

"Tentunya Saya memberikan apresiasi yang sungguh luar biasa dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh elemen yang terkait di dalamnya, sehingga Malaka bisa memperoleh predikat Opini WTP atas pengelolaan keuangan daerah," tandas Bupati Malaka di aula Kantor Bupati Malaka, Jumat (22/10/21)

 

Secara khusus kepada Sekda Malaka, Inspektur Daerah dan Kaban Pengelola Keuangan, Bupati Simon menyampaikan proficiat atas atensi dan tanggung jawab yang telah diemban sebagai ujung tombak yang handal.

 

"Ibarat bermain bola, ketiganya adalah ujung tombak yang handal dalam membuat gol sehingga penghargaan seperti ini bisa diraih," imbuhnya.

 

Walau demikian, Bupati yang berprofesi pengacara ini pun memberikan catatan-catatan kritis diantaranya masih kurangnya tingkat kedisiplinan dalam hal pelaporan terkait dengan dana-dana pekerjaan fisik.

 

"Saya mencermati, tingkat kedisiplinan masih kurang sehingga melalui penghargaan ini kita harus lebih banyak belajar dan membenahi diri. Tidak boleh puas dengan apa yang diperoleh hari ini," tuturnya sembari berharap.

 

Pimpinan DPRD Malaka, Devi Hermin Ndolu pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa Opini WTP ini adalah hasil kerja keras berbagai elemen pengelola keuangan mulai dari tingkat atas hingga bendahara di SKPD.

 

"Saya hanya berpesan agar agar opini ini tetap dipertahankan di tahun-tahun mendatang dan seterusnya," singkatnya.

 

Senada, Maryanto, Kepala KPPN Atambua mewakili Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengemukakan pemberian penghargaan ini terjadi karena adanya kerja sama yang solid dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan.

 

"Opini WTP itu terjadi karena suatu tata kelola keuangan negara ataupun daerah dijalankan dengan baik baik dari sisi transparansinya maupun sisi akuntabilitasnya. Penghargaan ini bukan tujuan akhir tapi sudah menunjukkkan tanda-tanda baik dalam pelayanan publik," ujarnya.

 

Maryanto juga berharap agar terus adanya peningkatan kerja sama dalam laporan keuangan dan dana transfer daerah, sehingga membantu tata kelola yang benar-benar sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tetap perpedoman pada keterbukaan informasi publik dalam hal keuangan.

 

"Intinya, penghargaan seperti ini membantu pelayanan yang lebih baik dan lebih masksima lagi bagi masyarakat yang dilayani," tutupnya.

 

Untuk diketahui, pada tahun 2019 Kabupaten Malaka meraih predikat WTP. (R-2/fwd)