Ratusan Kader Nasdem Sabu Raijua Tolak Isu Miring Terhadap Partai

Kader Nasdem Sabu Raijua Ketika Membacakan Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Menia, Pelopor9.com - Setidak seratus lebih simpatisan, kader, dan pengurus Partai Nasdem Sabu Raijua menolak isu  yang menyeret Partai Nasdem.

 

Penolakan itu disampaikan salah satu kader dalam pernyataan sikap bersama yang dibacakan pada Rabu tanggal 15 April 2026 di  Sekretariat Partai Nasdem Sabu Raijua.

 

Pasalnya, laporan utama Majalah Tempo edisi 13 April 2026, baik judul dan halaman depan, serta isi dalam laporan utama, tidak sesuai fakta dan ideologi yang dianut Partai Nasdem.

 

“Judul cover tersebut bertentangan dengan ideologi partai nasdem yang menganut prinsip nasionalisme, demokratisasi dan religiusitas,”katanya.

 

Para kader menilai, bahwa tulisan yang diterbitkan Majalah Tempo merupakan cara sistematis merendahkan martabat pimpinan dan institusi Partai Nasdem.

 

“Kami menuntut majalah tempo menyatakan permohonan maaf secara tertulis kepada pimpinan dan partai nasdem dalam edisi majalah tempo berikutnya dan secara berturut-turut selama sebulan”,ungkapnya.

 

Sementara, salah pengurus Partai Nasdem, Herman Lawe Hiku dalam pengantar kegiatan mengatakan bahwa isu miring yang beredar adalah cara  untuk melemahkan eksistensi Partai Nasdem dan pimpinan Partai.

 

“Tidak saja kritik, tapi melemahkan pak Surya Paloh”,katanya.

 

Para kader juga membentangkan sejumlah poster bertuliskan di antaranya:

 

“Partai Nasdem Mampu Berkolaborasi dengan partai mana pun untuk wujudkan demokrasi berkeadilan”

 

“Tolak wacana akuisisi atau merger bahkan fusi Partai Nasdem dengan Partai Tertentu”.

 

“Surya Paloh, tokoh politik nasional yang berintegritas dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi”  

 

Berikut Pernyataan Sikap dan Tuntutan Pengurus dan Kader Partai Nasdem Se-Nusa Tenggara Timur:

 

Mencermati laporan utama majalah tempo edisi 13 April 2026, baik judul dan halaman depan, serta isi dalam laporan utama, kami berpendapat bahwa:

 

1. Majalah tempo telah mem-framing partai nasdem sebagai partai komersial melalui judul cover 'PT Nasdem Indonesia Raya Tbk'. Judul cover tersebut bertentangan dengan ideologi Partai Nasdem yang menganut prinsip nasionalisme, demokratisasi dan religiusitas.

 

2. Majalah Tempo telah membentuk opini bahwa Partai Nasdem dipertukarkan dengan kepentingan pragmatis.

 

Dengan demikian, para kader Partai Nasdem Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan sikap bahwa: tulisan mem-framing dan pembentukan opini merupakan cara sistematis merendahkan martabat pimpinan dan institusi Partai Nasdem;

 

Maka kami menuntut:

 

1.Majalah Tempo menyatakan permohonan maaf secara tertulis kepada pimpinan dan Partai Nasdem dalam edisi majalah tempo berikutnya dan secara berturut-turut selama sebulan.jika tuntutan ini tidak dilakukan maka kader partai nasdem ntt mendatangi kantor Majalah Tempo.

 

2. Majalah Tempo tidak mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari.

 

Demikian tuntutan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada bangsa dan negara ini demi tercapainya kehidupan pers yang tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. (R-1)