Malaka, Pelopor9.com - Dua anggota DPRD Kabupaten Malaka, Paskalis Wandelinus Nahak asal Fraksi PDI-Perjuangan dan Yuventus Adrianus Bere asal Fraksi Partai Demokrat walk out (red, tinggalkan ruang rapat) saat membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pajak dan retribusi.
Disaksikan di Lantai 2 Kantor DPRD Kabupaten Malaka, Senin (31/8/26) sekitar pukul 13. 40 Wita, Adrianus Bere dan Wendelinus Nahak menuruni tangga lantai tiga usai meninggalkan rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di salah satu ruang di lantai 3 kantor wakil rakyat tersebut.
Kata Wendelinus, walk out yang dilakukan sebagai bentuk protes atas mekanisme dan prosedur pembahasan Ranperda pajak dan retribusi yang dinilai salah. "Siapa yang bertanggungjawab kalau produk hukum ini salah di kemudian hari," kata Wendelinus bersama Adrianus Bere di hadapan sejumlah wartawan yang berada di lantai 2 gedung DPRD Kabupaten Malaka.
Menurutnya, naskah akademik Ranperda yang sudah tersedia harus di-assesment atau dikaji ulang berdasarkan studi lapangan. Naskah akademi tidak serta-merta langsung dibahas tanpa mengacu pada konkrit di lapangan.
"Ini menyangkut pajak dan uang yang dibayar masyarakat. Jadi, harus sesuai prosedur dan mekanisme," tandas Wendelinus usai meninggalkan rapat Bapemperda DPRD Kabupaten Malaka yang dipimpin Fransiskus X Taolin, selaku ketua. (R-1/ans)