Malaka, Pelopor9.com - Atas nama pimpinan DPRD Provinsi NTT, Benny Chandradinata, anggota DPRD NTT asal Fraksi Partai Gerindra memotivasi warga Desa Debululik Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu untuk mengembangkan tenun ikat dalam meningkatkan penghasilan dan kehidupan ekonomi keluarga.
Motivasi itu disampaikannya dalam sambutan saat acara pembukaan kegiatan program Intervensi Perangkat Daerah Berbasis Desa di aula Kantor Desa Debululik Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, Selasa (22/9/26).
Dikatakan, desa menjadi ujung tombak pembangunan. Program intervensi perangkat daerah berbasis desa menjadi hal penting, karena organisasi perangkat daerah (OPD) hadir secara nyata di tengah masyarakat desa. Program intervensi OPD berbasis desa dapat menggerakan potensi desa secara langsung.
Kehadiran perangkat daerah dan dukuangan bantuan-bantuan sarana akan menjadi dorongan untuk masyarakat desa dalam bekerja demi meningkatkan kehidupan ekonomi yang lebih baik.
"Atas nama pimpinan DPRD Provinsi NTT, kami mendorong masyarakat Desa Debululik untuk mengembangkan tenun ikat pakaian adat dan bantuan sarana produksi tenun ikat, benih kacang dan produksi untuk meningkatkan kehidupan ekonomi," tegas Benny Chandradinata yang juga mengemban jabatan Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTT saat ini.
Sementara itu Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTT, Joese Selestino Martins Naibuti, S.Pt, M.Si dalam sambutannya mengatakan setiap masyarakat desa memiliki potensi wilayah yang perlu dikembangkan demi pengembangan ekonomi warga.
Wilayah Desa Debululik sebagai salah daerah terisolir di Kabupaten Belu perlu dijangkau pembangunan dalam segala aspeknya. Sehubungan dengan itu, keterbatasan akses jalan, air bersih dan sarana pertanian janganlah dipandang sebagai tantangan dalam membangun Desa Debululik.
Potensi wilayah yang ada dan yang dimiliki perlu dikelola demi kemakmuran masyarakat Desa Debululik di wilayah beranda NKRI yang berbatasan dengan negara Timor Leste. "Kita berharap bantuan-bantuan yang diserahkan kepada warga perlu dimanfaatkan secara baik dan harus berhasil untuk kehidupan yang lebih baik," pinta Joeses optimis.
Hadir pula dalam pembukaan kegiatan program intervensi perangkat daerah berbasis desa di antaranya Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, Raja Loro Lamaknen, Yos Laku Mali, Kadis Sosial dan PMD Belu, Romualdus T.J. Jossetiyawan Manek, S.Pt, perangkat pemerintah Kecamatan Lamaknen Selatan, para kepala desa dan masyarakat Desa Debululik penerima manfaat program. (R-1/ans)