Marak Pencurian dengan Kekerasan, Satu Warga Sabu Raijua Dilarikan Ke Rumah Sakit

Korban Dibawa dengan Ambulance ke Rumah Sakit

Menia, Pelopor9.com - Pencurian dengan kekerasan marak di Sabu Raijua. Hampir seluruh penjuru Sabu Raijua mengeluh, rumah dibongkar pencuri. Tak segan menyiksa korban dengan benda tumpul.

 

Kejadian terjadi di desa Depe kecamatan Sabu Barat, kabupaten Sabu Raijua, Jumat (03/09/21) sekitar pukul 01:10 Wita dini hari. Pelaku berhasil membongkar Rumah dan Lemari milik Lukas Djawa Lomi alias Mawele.

 

Dari pengakuan warga, pelaku tidak sendirian, pelaku lain memantau dari kejauhan atau luar rumah.

 

Melihat kejadian itu, korban Lukas Djawa Lomi berteriak untuk meminta tolong, namun pelaku langsung melempar korban dengan batu sehingga korban mengalami luka yang cukup parah di Pelipis Kiri.

 

Mendengar teriakan dari korban, tetangga korban langsung lari ke rumah korban. Namun pelaku sudah melarikan diri. Tidak ada barang yang berhasil dibawa oleh pelaku. Namun, korban mengalami luka parah dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Menia untuk menjalani perawatan.

 

Pj. Kades Depe, Alfret Y. Radja S.Pd membenarkan, kejadian tersebut. Dikatakan, usai mendapat laporan, dirinya langsung  bergegas menuju ke TKP dan melakukan koordinasi dengan bidan setempat dan Puskesmas Seba untuk minta Ambulance.

 

"Ketika saya tiba di TKP, saya melihat korban tidak bisa berbuat apa-apa. Sehingga saya langsung menghubungi bidan setempat dan Puskesmas Seba. Agar bisa mendapat penanganan medis sekalian visum dokter,"katanya Jumat, (03/09/21) Malam.

 

Lebih lanjut Alfret menuturkan bahwa korban sedang menjalani perawatan di RSUD Menia. Sementara, kejadian sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan sedang ditindaklanjuti oleh Polres Sabu Raijua,"Kata Alfret kepada awak media ini.

 

Dikatakan, kejadian sudah dilaporkan kepada pihak Kepolisian Sabu Raijua, namun hingga Jumat sore hari, aparat Polres Sabu Raijua belum turun ke TKP.

 

Terpisah, BPD Depe, Hernid Nguru Diu, S.Pd.SD saat dikorfimasi oleh awak media ini lewat via Whatsapp membenarkan bahwa benar telah terjadi penganiayaan oleh orang yang tidak dikenal dan berharap agar pihak berwajib cepat mengusut masalah ini.

 

"Saya sebagai Ketua BPD sangat mengharapkan semua pihak dapat bekerja sama, demi terungkapnya kasus ini, sebagai keluarga juga saya sangat mengharapkan pada pihak kepolisian agar dapat mengusut tuntas kasus ini dalam waktu yang cepat," Kata ketua BPD Depe.

 

Akun Facebook, Marshella pada Jumat (3/09/21) memposting kabar pencurian di kelurahan Bolou, dimana pencuri berhasil mengambil uang puluhan juta.

 

"BASAUDARA SEMUA,SEKARANG KITA HARUS WASPADA,,,,PERAMPOKAN TERJADI LAGI DI BOLOU SABU TIMUR, PERAMPOK MEMBAWA KABUR TAS BERISI UANG PULUHAN JUTA,"tulis akun itu.

 

Akun Facebook lain, berkomentar bahwa uang tersebut milik Ros Miha Balo.

 

Sebelumnya, Pemerintah kelurahan Bolou Kecamatan Sabu Timur mengeluarkan himbauan resmi lewat surat nomor 353/172/KLB/IX/2021 tanggal 1 September 2021 yang ditandatangani Lurah Bolou, Diason D. Mira Mangngi, S.Sos, agar masyarakat berwaspada.

 

Surat itu, sebagai tindaklanjut dari surat Camat Sabu Timur nomor:353/246/ST/IV/2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang pemberitahuan antisipasi pencurian di wilayah Sabu Timur.

 

Adapun isi surat Lurah Bolou adalah:

1. Bila meninggalkan rumah, pastikan pintu dan jendela rumah dalam keadaan tertutup/terkunci.

2. Barang - barang berharga seperti uang dan emas disimpan pada tempat yang aman, atau dibawa saja pada saat bepergian.

 

3.Bila memungkinkan agar tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong/tidak ada orang.

4. Bila sampai terjadi kecurian agar melaporkan pada perangkat kelurahan terdekat atau langsung menghubungi pihak kepolisian.

5. Agar waspada terhadap tamu yang baru atau orang tidak dikenal. (R-1)