Polsek Laenmanen Berikan Pelayanan Vaksinasi untuk Warga Tniumanu   

Para Tenaga Medis sedang memberikan pelayanan vaksinasi kepada Warga Tniumanu  

 

Malaka, Pelopor9.com - Polsek Laenmanen Polres Malaka mendekatkan pelayanan vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kepada warga Desa Tniumanu Kecamatan Laenmanen. Upaya ini dilakukan untuk mendukung tanggap penanggulangan Covid-19, salah satu program prioritas kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

 

Hal ini diungkapkan Kapolsek Laenmanen, Iptu Benediktus Bau kepada wartawan usai kegiatan pelayanan vaksin di Posyandu Dusun Furasuk Desa Tniumanu, Senin (20/9/21).

 

Kapolsek Benediktus mengatakan pendekatan pelayanan vaksin dapat terlaksana atas koordinasi dengan beberapa pihak di antaranya Puskesmas Nurono dan tim medisnya, Bhabinkamtibmas Desa Tniumanu, Bripka Adiyanto Taena, aparat Pemerintah Desa (Pemdes) Tniumanu beserta gugus tugas penanganan Covid-19. Upaya ini dilakukan atas dasar jarak pemukiman warga dengan Puskesmas Nurobo.

 

"Kehadiran kami dan tim medis yang memberi pelayanan disambut warga dengan antusias. Sehingga, warga desa sebanyak 154 orang bisa divaksin tanpa harus keluarkan biaya transportasi," kata Iptu Benediktus via pesan whatsApp yang dikirim dari ponselnya.

 

Warga penerima vaksin, Wati Nahak mengatakan ingin menerima vaksin, tetapi kesulitan biaya transportasi sehubungan dengan jarak wilayah Desa Tniumanu dan Puskesmas Nurobo. "Kami berterima kasih kepada pak kapolsek dan anggota, puskesmas dan tim medis karena sudah mendekatkan pelayanan vaksin. Kami sangat terbantu," kata Wati.

 

Wati berharap agar Polsek Laenmanen dan anggota, Puskesmas Nurobo dan tim medis terus berkunjung ke Desa Tniumanu untuk memberi pelayanan vaksin karena jarak dan kesulitan biaya transportasi menuju Puskesmas Nurobo. "Dengan adanya petugas medis datang, program yang dicanangkan pemerintah untuk menyukseskan kegiatan vaksin dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19 bisa tercapai," pinta Wati. (R-2/ans)