Komit Perbaikan Sarana Pendidikan, Bupati Sabu Raijua Serahterima Sarpras SD dan SMP

Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Krisman Bernad Riwu Kore [inzet], Menyaksikan Penyerahan Sarana Prasarana Hasil Revitalisasi, dengan latar pose bersama

Menia, Pelopor9.com -  Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

 

Sarpras yang diserahterimakan adalah hasil pekerjaan revitalisasi satuan pendidikan Tahun 2025 yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Seba dan SMP Negeri 1 Sabu Barat.

 

Pembangunan tiga ruang kelas baru beserta meubeler  di SD Negeri 3 Seba serta rehabilitasi ruang administrasi beserta perabot  di SMP Negeri 1 Sabu Barat sebagai bagian dari program revitalisasi sarana pendidikan Tahun Anggaran 2025.

 

Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Krisman Bernad Riwu Kore, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja sama dan bahu-membahu sehingga pekerjaan pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik meskipun mengalami sedikit keterlambatan.

 

Ditegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

 

“Mengandalkan APBD saja tentu tidak cukup, apalagi dengan adanya efisiensi anggaran. Namun, hal itu tidak boleh menghambat kita. Kita akan terus berupaya melalui usulan-usulan ke pemerintah pusat. Pendidikan itu sangat penting karena bisa mengubah kita dan nasib kita," ujarnya, Senin (9/3/2026).

 

Krisman juga mengingatkan bahwa ke depan seluruh pekerjaan pembangunan harus direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih baik agar dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

 

Lanjutnya, pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah.

 

Tahun 2026, pemerintah daerah telah mengusulkan revitalisasi bagi 62 satuan pendidikan, yang terdiri dari 9 SMP, 30 SD, 22 PAUD dan TK, serta 1 SKB kepada pemerintah pusat melalui program peningkatan infrastruktur pendidikan.

 

Bupati berharap seluruh usulan tersebut dapat disetujui oleh pemerintah pusat sehingga secara bertahap mampu memperbaiki kondisi sarana pendidikan dan menghadirkan wajah pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Sabu Raijua.

 

Di sela-sela kunjungan tersebut, Bupati Krisman Bernad Riwu Kore juga menyempatkan diri memantau pelaksanaan gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sedang berlangsung di SD Negeri 3 Seba.

 

Dalam kesempatan itu, Krisman memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap belajar dengan tekun dan mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik.

 

Lanjutnya, bahwa ujian bukan hanya sekadar penilaian akademik, tetapi juga merupakan bagian dari proses untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan siswa dalam mengembangkan potensi diri.

 

Dia berpesan kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para siswa sehingga mereka dapat mengikuti setiap tahapan evaluasi pendidikan dengan baik dan percaya diri.

 

Dia berharap seluruh pihak di lingkungan sekolah dapat terus menjaga semangat belajar dan menciptakan suasana pendidikan yang kondusif demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sabu Raijua.

 

Kunjungan bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasara, Kabag Protokol, dan  Lurah Mebba.

 

Untuk diketahui, pembangunan SD Negeri 3 Seba, pembangunan tiga ruang kelas baru beserta mebeler menghabiskan dana sebesar Rp873.802.700.

 

Sementara itu, SMP Negeri 1 Sabu Barat menerima bantuan sebesar Rp379.000.000 untuk rehabilitasi ruang administrasi dan perabotnya. Pekerjaan ini dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan telah rampung. (R-1/tim)