Ma Dota Kembali Pimpin Kadin Sabu Raijua, Ketua Kadin NTT dan Pemda Berpesan!

Ketua Kadin Sabu Raijua periode 2026 - 2031, Jondarius Bentanone atau Ma Dota (kiri) Menyaksikan Penandatangan Berita Acara Pelantikan DIsaksikan Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly.

Menia, Pelopor9.com - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sabu Raijua telah mengantarkan Jondarius Bentanone atau Ma Dota menjadi ketua Kadin Sabu Raijua periode 2026 -  2031, Senin (27/04/26) di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua.

 

Ma Dota terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun 2026. Dimana sebelumnya telah menyelesaikan satu periode kepemimpinan Kadin Sabu Raijua periode 2021 - 2026.

 

Ketua Kadin Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto dalam sambutan pelantikan Pengurus Kadin Sabu Raijua Periode 2026 – 2031, mengucapkan terimakasih atas penyelenggaraan Muskab Kadin Sabu Raijua sehingga terpilih ketua dan pengurus.

 

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang sudah ee ee terpilih kembali. Pak Ketua dan kiranya Tuhan memberkati kepengurusan ini selama 5 tahun”,katanya.

 

Dikatakan, Kadin Sabu Raijua diharapkan memperkuat sinergisitas dengan mitra industri dan pemerintah kabupaten Sabu Raijua dalam membangun dunia usaha dan membangun Sabu Raijua demi kesejahteraan masyarakat.

 

“Tugasnya kita sekarang untuk mempersiapkan bersinergi dengan pemerintah, supaya semakin baik, kondusif suasana untuk berinvestasi, berusaha di Sabu. Semakin banyak perputaran uang itu maka semakin pasti kita merasa ekonomi kita bergerak”,ujarnya.

 

Dia berpesan untuk mempersiapkan kader penerus ketua Kadin Sabu Raijua. Karena kepengurusan ketua dibatasi dua periode.

 

Mempersiapkan kader tidaklah sulit bagi orang Sabu Raijua, karena secara alamiah sudah terlahir sebagai pengusaha. Di mana, UKM dan PKL di seluruh wilayah NTT didomunasi oleh Suku Sabu.

 

“Pak Ketua punya tugas 5 tahun ke depan karena kader-kader yang melanjutkan dan saya berharap, saya yakin kita orang Sabu, pengusaha Sabu itu semakin kuat, semakin baik, semakin berkembang”,pungkasnya.

 

Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly dalam sambutannya menyampaikan pesan pemerintah daerah (Pemda) Sabu Raijua mengatakan pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal untuk bekerja bukan sekedar seremoni. Dimana dapat segera menyusun langkah-langkah strategis yang konkret terukur dan berdampak yang berdampaklah langsung bagi pelaku usaha serta masyarakat.

 

“Kadin harus hadir sebagai organisasi yang mampu memberi solusi, membuka peluang dan menjadi penggerak utama dalam membangun usaha yang sehat dan kondusif di Sabu Raijua”,katanya.

 

Kadin juga dituntut adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha serta mampu menjembatani kepentingan usaha dan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah.

 

Dalam konteks ini, komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan kebijakan yang yang tepat sasaran dan berpihak kepada penguatan ekonomi daerah.

 

“Kadin harus mampu membuka akses pasar yang lebih luas mendorong investasi serta memperkuat daya saing pelaku usaha lokal agar tidak tertinggal dalam persaingan”,ujarnya.

 

Kadin perlu meningkatkan kapasitas sumber daya pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil dan menengah, pendampingan dan pelatihan serta dorongan terhadap inovasi dan pemanfaatan teknologi.

 

Dia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum Kadin Provinsi Nusa Tenggara Timur serta jajaran pengurus atas perhatian dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan sehingga pelaksanaan musyawarah Kabupaten hingga pelantdikan dan pengukuhan pengurus Kadin Kabupaten Sabtu berjalan dengan baik.

 

Ketua Kadin Sabu Raijua, Jondarius Bentanone, dalam sambutan pembukaan Muskab mengatakan bahwa di tengah tantangan global saat ini, kolaborasi semua dalam pembangunan adalah kunci.

 

“Tidak ada pengusaha yang bisa besar sendiri dan tidak ada daerah yang bisa maju tanpa usaha”,katanya.

 

Kadin Sabu Raijua akan fokus pada UKM dan ekonomi lokal. Kedua mengawal agar investasi yang masuk benar-benar menyerap tenaga kerja local, sektor iklim usaha yang bagus.

 

Ketiga, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, media, dan komunitas harus satu meja karena masalah ekonomi tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri.

 

Pengurus Kadin Sabu Raijua periode 2026 -  2031 dilantik Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto.

 

Kegiatan seremoni pembukaan dibuka oleh bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore. Dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto.

 

Hadir Wakil Ketua Umum Bidang PUPR Bobby Pitoby, Direktur Eksekutif Kadin NTT, Mercy Siubelan, Ketua Kadin Sabu Raijua, unsur Forkopimda Sabu Raiua, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, para pimpinan OPD, serta anggota luar biasa dan pengurus Kadin Sabu Raijua.

 

Ketua Panitia Muskab Kadin Sabu Raijua tahun 2026, Jefrison Hariyanto Fernando. (R-1)