Yayasan GPS Aksi Sosial Bersama 30 Anak Yatim Jemaat Syalom Bali

Pose Bersama Penerima Bantuan, Tim NUS dan Pengurus Yayasan GPS, Foto: Is

Menia, Pelopor9.com - Yayasan Generasi Peduli Sabu Raijua (GPS) menyalurkan bantuan sosial  kepada 30 anak yatim piatu dalam aksi sosial yang digelar di Gereja GMIT Mata Jemaat Syalom Bali, Klasis Sabu Timur, di Desa Bodae, kabupaten Sabu Raijua, Selasa (5/5/26).

 

Pendiri yang juga Ketua Yayasan GPS, Jefrison Hariyanto Fernando, mengatakan pemberian paket bingkisan sebagai bagian dari program rutin yayasan yang dilaksanakan setiap dua hingga tiga bulan.

 

“Ini aksi sosial kedua kami di tahun 2026. Sejak berdiri pada 2015, kami telah menjangkau sekitar 1.020 anak yatim piatu di berbagai wilayah Sabu Raijua melalui kolaborasi dengan Gereja Masehi Injili di Timor”,katanya.

 

Bantuan berupa buku dan alat tulis, serta kebutuhan dasar seperti makanan tambahan, sabun, perlengkapan kebersihan, dan pakaian layak pakai.

 

Perwakilan tim peneliti Universitas Nasional Singapura/ National University of Singapore (NUS), Yueh Siang Chang memberi semangat kepada penerima bantuan untuk terus belajar dengan giat agar menjadi pemimpin Sabu Raijua di masa mendatang.

 

“Sabu memiliki kekayaan budaya yang unik. Anak-anak di sini menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan potensi besar. Dengan pendidikan yang baik, mereka dapat membangun masa depan sekaligus memperkuat komunitasnya,” katanya.

 

Majelis Mata Jemaat Gereja Syalom Bali menilai kegiatan Yayasan GPS konsisten menjawab kebutuhan masyarakat, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga kebutuhan dasar.

 

“Aksi ini bukan sekadar bantuan materi. Ini adalah bentuk solidaritas—bahwa kita saling menopang dalam keterbatasan”, ujarnya..

 

Dia berharap kolaborasi antara Yayasan GPS dan berbagai mitra, termasuk institusi internasional, dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah terpencil. (R-1/tim)