Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore Groundbreaking Revitalisasi SMP Tahap Satu 2026
Menia, Pelopor9.com - Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore secara resmi melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Secara Serentak Pembangunan dan Rehabilitasi Satuan Pendidikan Jenjang SMP Tahap I Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sabu Raijua di SMP Negeri 4 Sabu Barat, Selasa (2/6/2026).
Dikatakannya, peletakan batu pertama ini bukan sekadar simbol dimulainya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga merupakan simbol harapan dan komitmen bersama untuk membangun masa depan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Sabu Raijua.
Lanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan yang baik, karena pendidikan merupakan kunci utama dalam mencetak generasi yang berdaya saing. Sehingga, Pemerintah Daerah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui pembangunan dan revitalisasi sarana serta prasarana pendidikan.
“Pendidikan adalah pilar utama untuk mengubah nasib dan masa depan. Saya lahir dari keluarga sederhana, namun orang tua selalu menanamkan bahwa pendidikan adalah jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu saya berharap tidak ada anak-anak Sabu Raijua yang putus sekolah,” tegasnya.
Tahap I Tahun 2026 terdapat empat sekolah penerima bantuan revitalisasi, yakni SMP Negeri 4 Sabu Barat, SMP Negeri 3 Hawu Mehara, SMP Generasi Emas, dan SMP Negeri 2 Raijua.
Pemerintah Daerah telah mengusulkan sebanyak 62 satuan pendidikan untuk memperoleh program revitalisasi melalui jalur reguler. Terdapat 23 satuan pendidikan yang sedang berproses, terdiri atas 15 SD, 4 SMP, dan 4 TK/PAUD.
Selain itu, melalui jalur aspirasi terdapat 4 satuan pendidikan yang telah mengikuti bimbingan teknis sehingga secara keseluruhan sebanyak 27 satuan pendidikan telah siap memasuki tahap pelaksanaan program revitalisasi.
Ditekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang berkualitas, tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Seluruh pihak yang terlibat, baik pelaksana pekerjaan, pengawas, maupun pihak sekolah, diminta untuk berpedoman pada ketentuan teknis yang berlaku agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.
Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas pendidikan yang dibangun sebagai investasi bagi masa depan generasi Sabu Raijua.
Pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal akibat keterbatasan anggaran dan penyesuaian transfer dana dari pemerintah pusat. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tetap berupaya menghadirkan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Melalui efisiensi anggaran dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD, kita dapat menghadirkan berbagai program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, seperti pembangunan ruas jalan, bantuan seragam sekolah gratis, santunan duka, lampu jalan, bantuan kawat duri, dan berbagai program lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten, Sabu Raijua Loerens A. Ratu Wewo, S.Sos menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program revitalisasi tersebut. Sebagai mitra kerja pemerintah daerah, DPRD berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung berbagai program pembangunan di bidang pendidikan demi mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Pemerintah Daerah atas dimulainya program revitalisasi sekolah ini. Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi muda Sabu Raijua”,ujarnya.
Dia berharap pelaksanaan pembangunan ini dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat. DPRD melalui Komisi III akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semoga melalui program ini, kualitas pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua semakin maju dan mampu menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, Karena pendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia”,Tutupnya
Kepala SMP Negeri 4 Sabu Barat, Kaleb A. Ratu, S.Pd.,Gr, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sabu Raijua beserta jajaran Pemerintah Daerah atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya melalui program revitalisasi Tahun 2026.
Pada tahun ini, SMP Negeri 4 Sabu Barat menerima bantuan rehabilitasi untuk lima bangunan, yakni Rehabilitasi Laboratorium IPA, Laboratorium TIK, ruang kantor, toilet siswa, dan ruang UKS.
SMP Negeri 4 Sabu Barat telah dua kali menerima bantuan revitalisasi yakni tahun 2025 dan 2026. Meski demikian, masih terdapat kebutuhan pembangunan drainase, lapangan, dan penambahan pagar sekolah yang diharapkan dapat menjadi perhatian pada program revitalisasi tahun-tahun mendatang, mengingat bantuan pagar yang diterima tahun 2026 baru mencakup sekitar 30 meter.
Hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Yoel Riwu, S.Pd, kepala sekolah penerima bantuan Kaleb Alexander Ratu S.Pd, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, PJ Kepala Desa Raekore, Kepala Sekolah SMP N 4 Sabu Barat beserta Jajaran Guru/Pegawai, Pdt. Rode Mabilani, S.Th, Ketua Komite SMP N 4 Sabu Barat, Perencana, Pengawas dan Para Tokoh Masyarakat dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). (R-1/tim)