Refleksi 8 Tahun Perjalanan Organisasi Himara

Foto bersama sebelum menium Lilin Ulang Tahun

Kupang, Pelopor9.com – Himpunan Mahasiswa Asal Raijua (Himara) Kupang merayakan Ulang Tahun ke 8 pada Sabtu (21/03/2020). Sebuah organisasi mahasiswa tingkat kecamatan Raijua kabupaten Sabu Raijua.

 

Ibadah syukuran pun digelar, di Aula Wilma Hotel Premier II Penfui Kupang. Setidaknya, 60-an Mahasiswa dari berbagai kampus yang berdomisili di Kota Kupang hadir.

 

Sebagai ucapan syukur digelar ibadah singkat dipimpin Sani Riwu. Perjalanan perkembangan sebuah organisasi ditentukan oleh setiap elemen yang tergabung di dalamnya.

 

Ada dinamika organisasi. Namun perbedaan dan dinamika itu menjadi pembelajaran bagi setiap anggota, untuk saling mengisi dan melengkapi demi kemajuan organisasi dan kemajuan diri sebagai mahasiswa. 

 

“Setiap elemen di dalamnya membuka diri untuk selalu banyak mendengar dan saling mengisi tanpa semua ingin mengatur,”ujarnya.

 

Selama 8 tahun berdiri, sejak dibentuk tahun 2011. Himara sudah melakukan banyak hal. Kegiatan internal organisasi maupun kegiatan eksternal organisasi.

 

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam semangat kebersamaan. Hal itu menambah nilai positif bagi mahasiswa terutama dalam membangun keakraban di perantauan.

 

Karena sejatinya, belajar tidak saja di dunia akademis atau kampus. Namun juga di dalam perkumpulan kecil, kelompok diskusi maupun organisasi seperti Himara. 

 

“Adik-adik Himara selalu menciptakan kebersamaan dalam sebuah momen positif yang tidak bisa dihapus dari sanubari,”ujar Migel Soden, dalam sambutannya mewakili orang tua Himara. 

 

Dengan semangat kebersamaan, sebagaimana moto Himara, Ie Talowe Wini Romemudde Ma Dara Lai. Yang artinya lebih baik banyak saudara karena akan memudahkan dalam segala hal.

 

Anggota Himara akan dipacu untuk meningkatkan solidaritas. Apabila mengalami kendala dapat bergotong royong satu dengan yang lain.

 

“Adik - adik Himara ingatlah bahwa kamu adalah seorang mahasiswa jangan henti-hentinya berjuang. Jika ada problem yang dialami mari kita selesaikan bersama. Kalian harus kembali dengan pegang ijazah dan sukses,”pungkasnya.

 

Ia berharap, kader Himara untuk terus belajar. Berjuang menggapai mimpi-mimpi dan cita - cita. Kemudian kembali mengabdi di tanah kelahiran pulau Raijua kecamatan Raijua.

 

Salah satu senior Himara, Elkana Goro Leba mengatakan bahwa dalam sebuah perkumpulan atau kelompok, persatuan sangat diperlukan.

 

Semangat persatuanlah yang menentukan arah kemajuan sebuah organisasi. Tanpa persatuan sebuah kelompok akan tinggal nama dan sebuah perjuangan seperti angin lalu.

 

“Persatuan adalah kunci dari maju mundurnya roda organisasi. Persatuan kunci sukses Himara jaya,”ujarnya.

 

Dia mendoakan Himara terus melakukan karya di masa kepemimpinan Nguru Male, untuk berbuat banyak hal bagi anggota dan tanah asal kecamatan Raijua.

 

Sebagaimana yang telah dibuat sejak masa kepemimpinan ketua umum, Yesua Koro, Edison Rede.

 

Kepemimpinan ketua umum, Agustinus Koro, Dominggus Leo Age, Paulus Kore Manu, dan masa kepemimpinan Nikson Hili Buru.

 

Ketua Umum Himara Kupang periode 2019/2020, Nguru Male, mengatakan banyak lika-liku kehidupan yang dialami Himara. Namun itu, menjadi motivasi pengurus dan anggota untuk melakukan yang terbaik sesuai amanat AD/ART Himara.

 

Himara dibentuk untuk menggalang persatuan antar mahasiswa asal Raijua. Mempersiapkan pemimpin masa depan serta mengembangkan kreatifitas dan membentuk kepribadian.

 

“Himara dibentuk dengan tujuan yang jelas yaitu untuk membangun solidaritas antara mahasiswa asal Raijua dan menciptakan kader sekaligus pemimpin masa depan yang kreatif, inovatif dan berbudaya,”ujarnya.

 

Ia berterimakasih atas kerja keras panitia syukuran ulang tahun Himara, di bawah koordinasi ketua panitia Paul Erikson Wada Wiri dan sekretaris Gideon Lutu. 

 

Lewat kepanitiaan, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan. Panitia Ultah Himara Kupang berhasil membangun kebersamaan dan kekompakan. Lewat pentas seni, tarian Ledo, menyanyi lagu daerah Sabu, Namo Nawanni, Musikal puisi, Lomba catur.

 

“Terimakasih atas dukungan dan kerjas dari semua. Terutama Panitia. Selamat Ulang Tahun Himara,”ujarnya.

 

Terpisah, Pendiri Himara Kupang, Yesua Koro, mengharapkan Himara Kupang terus berkarya. Setiap masa tentu adalah kendala. Namun, kendala itu harus menjadi semangat.

 

Himara Kupang diharapkan menjadi alat dan pengontrol bagi pembangunan di Raijua dan Sabu Raijua secara keseluruhan. Di mana Mahasiswa harus menjadi agen perubahan dan pengontrol sosial.

 

“Himara mesti berani keluar dari zona nyaman. Tidak lagi melakukan kegiatan seremonial namun keluar dan berbuat di Raijua, menjadi pengontrol pembangunan. Selamat Ulang Tahun Himara,”pungkasnya. (R-1)